-- SELAMAT DATANG DI SMP ISLAM PAGAK GAMPINGAN -- || Membuat Tapak Jejak Dengan Berpijak Secara Bijak Dimanapun Kaki Beranjak || Follow Kami Di : Twitter : @smpislampagak || Instagram : @smpislampagak

Tips Menjadi Siswa Yang Baik

Inilah tips menjadi siswa yang baik – Seorang siswa yang baik di mata teman, guru dan orang tuanya. Bukan berarti harus berprilaku seperti malaikat. Tidak seperti itu. Siswa juga manusia dan individu yang berada pada taraf perkembangan.


Siswa pada umumnya berada pada usia dimana seorang individu sedang berkembang secara pisik maupun psikis. Alasan inilah yang membuat siswa kadang-kadang sulit ditebak sikap dan perilakunya. Mereka cenderung menunjukkan perilaku dinamis.

Untuk menjadi seorang siswa yang baik tidak mesti harus menjadi siswa teladan. Begitu pula halnya dengan julukan siswa berprestasi. Tidak harus seorang siswa yang memiliki segudang prestasi belajar akademis di sekolah. Tidak perlu menjadi siswa berprestasi di sekolah.

Apa artinya? Setiap siswa berhak untuk menjadi siswa yang baik di sekolah. Murid yang baik adalah murid yang dapat menempatkan dirinya sebagai seorang siswa. Menuntut ilmu dengan baik dan tekun. Berprilaku yang baik pada semua guru dan teman.

Nah, kalau siswa yang berpenampilan ala preman dan sering berkata seperti orang dewasa. Itu bukanlah siswa yang baik dan tidak akan disenangi oleh banyak kawan maupun guru di sekolah.

Lalu, bagaimana menjadi siswa yang baik? Tidak banyak syaratnya. Ikuti tips ringan menjadi siswa yang baik berikut ini :

1.Terapkan prinsip ini; yang tua dihormati, sama besar diajak berkawan, dan yang kecil
   disayangi. Semua orang pasti menyenanginya.
2.Bertutur dan bertingkah laku secara wajar sebagai seorang siswa, jangan seperti orang dewasa.
   Status masih pelajar tapi pembawaan layaknya orang dewasa.
3.Usahakan untuk mematuhi segala aturan dan tata tertib sekolah maupun waktu belajar dengan ikhlas.
4.Rajin beribadah dan berdoa, di sekolah maupun di rumah.
5.Suka membantu teman yang kesulitan belajar tanpa mengharap pamrih. Tidak mengharap
   untuk ditraktir, misalnya.

Itulah tips ringan untuk menjadi seorang siswa yang baik di mata teman, guru maupun orang tua. Tentu saja tips yang dikemukakan di atas bersifat relatif dan subjektif. Tidak ada aturan khusus yang memuat menjadi siswa yang baik di sekolah.


2 komentar:

Download Buku Guru dan Siswa Kurikulum 2013 Rev 2018




Untuk mempermudah Bapak Ibu Guru, Siswa, maupun Umum untuk mendownload buku kurikulum 2013 edisi revisi 2018 akan kami posting link download kumpulan buku kurikulum 2013 revisi 2018 yang sudah banyak disharing melalui internet.

Adapaun Buku-Buku Kurikulum 2013 Revisi 2018 dalam bentuk file softcopy format .pdf ini sebagai bahan Bapak/Ibu guru dalam membuat perangkat mengajar kurikulum 2013 maupun sebagai bahan  untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah Bapak Ibu Guru yang sudah mengimplementasikan kurikulum 2013. Silahkan Download Disini :

1. Buku Guru Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018
    a. Buku Guru Kelas 9 K-13 Bahasa Indonesia
    b. Buku Guru Kelas 9 K-13 Bahasa Inggris
    c. Buku Guru Kelas 9 K-13 IPS
    d. Buku Guru Kelas 9 K-13 IPA
    e. Buku Guru Kelas 9 K-13 Matematika
    f.  Buku Guru Kelas 9 K-13 Penjasorkes
    g. Buku Guru Kelas 9 K-13 PPKN
    h. Buku Guru Kelas 9 K-13 Prakarya
    i.  Buku Guru Kelas 9 K-13 Seni Budaya

2. Buku Siswa Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum 2013 Revisi 2018  
    a. Buku Siswa Kelas 9 Kurikulum 2013 Prakarya
    b. Buku Siswa Kelas 9 Kurikulum 2013 Matematika
    c. Buku Siswa Kelas 9 Kurikulum 2013 Bahasa Indonesia
    d. Buku Siswa Kelas 9 Kurikulum 2013 IPS

3. Sementara Untuk Buku Yang Lain Belum Tersedia

1 komentar:

Survey Menjadi Guru Yang Baik Ala Milenials


Menjadi guru adalah pekerjaan yang mulia. Zaman now, banyak pemuda-pemudi yang kuliah di fakultas keguruan demi dapat menjadi seorang guru. Antusias masyarakat tentang profesi guru tidak lain karena pekerjaan ini tidak kalah dengan yang lain dalam beberapa hal, misalkan pengembangan profesi, gaji, tunjangan, asuransi, dan sertifikasi. Berbagai fasilitas yang diberikan negara tersebut, tentunya harus dibarengi dengan kualitas dan kuantitas kinerja yang baik. Kepala sekolah bilang, paling tidak kita bisa menjadi guru yang baik. Berbicara tentang bagaimana menjadi guru yang baik. Setiap guru pasti memiliki resep yang berbeda-beda. Different style to teach. Mari kita simak ulasan beberapa hasil survey kita tentang guru yang baik menurut para milenial!

Hasil survey pertama yang akan diulas yaitu pada responden yang berjenis kelamin laki-laki. Dengan rentang usia antara 25 sampai 35 tahun. Profesi tentunya guru. Saat ditanya Bagaimana menurut Anda Guru yang Baik itu? Hasilnya, Responden A menjelaskan bahwa guru yang baik adalah yang mampu menanamkan karakter yang baik kepada siswanya. Hal tersebut sangat penting, karena pondasi pendidikan adalah bagaimana mengubah karakter dan sikap yang kurang baik, menjadi lebih baik melalui proses pembelajaran di kelas. Selain itu, guru juga perlu menunjukkan teladan implementasi  nilai-nilai karakter yang baik pada dirinya sendiri sehingga patut dicontoh para siswanya. Guru harus mampu mengarahkan siswanya untuk menemukan jati dirinya sehingga dapat dikembangkan ke arah yang positif demi masa depan yang cerah. Jati diri bagi siswa sangatlah penting supaya mereka paham betul apa kelebihan dan kelemahan pada dirinya. Oleh sebab itu, proses belajar diharapkan dapat mengubah kelemahan tersebut menjadi suatu kelebihan. Serta menjadikan kelebihan siswa sebagai potensi untuk meraih prestasi dan kesuksesan.  

Responden B menyatakan bahwa guru yang baik adalah yang bukan sekedar mengajar tapi mendidik. Seorang guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pelajaran saja. Guru harus mampu memberi contoh budi pekerti yang baik, serta tidak lupa mendoakan para siswanya di setiap sholatnya. Satu hal yang menarik untuk diulas dari jawaban Responden B adalah peran doa di dalam proses pendidikan sangatlah penting. Hal tersebut sebagai media untuk membimbing rohani siswa supaya dapat memahami ilmu-ilmu dan nilai-nilai positif tentang kehidupan. Selain itu, mendapatkan keberkahan di dalam proses mengajar. 

elanjutnya, Responden C menjelaskan bahwa guru yang baik adalah yang mampu mengikuti perkembangan zaman, dalam artian harus fleksible terhadap perubahan ke arah yang positif. Maksudnya seorang guru harus selalu up date. Guru harus mampu menjalankan perkembangan kurikulum, dapat mengikuti perkembangan teknologi di era digital, serta mampu mengajar sesuai dengan konteks zaman sekarang. Guru juga harus mampu mendorong para siswanya untuk mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya untuk berprestasi. 

Responden selanjutnya yaitu Responden D seorang guru seni. Ia memberikan jawaban yang cukup fenomenal. Menurutnya guru yang baik adalah guru yang berani menyebut dirinya bukan guru. Guru yang baik juga tidak menuntut siswanya untuk pintar. Guru yang baik harus memberikan kebebasan pada siswanya untuk mengekspresikan diri dengan penuh kedisiplinan dan kejujuran. Siswa harus mampu mengembangkan bakat dan minatnya di manapun jalurnya, tidak hanya di bidang akademik saja.

Hasil survey yang kedua adalah pada responden yang berjenis kelamin perempuan. Dengan rentang usia yang sama yaitu 25 sampai 35 tahun. Hasil survey pada responden perempuan memberikan kecenderungan jawaban yang sama. Menurut responden E, F, G dan H, guru yang baik adalah yang mampu memahami siswanya dengan baik. Guru juga harus mampu menempatkan diri sebagai sahabat yang baik bagi siswanya, penuh keramahan dan santai dalam komunikasi namun tetap pada batasan tata krama yang baik. Guru juga menganggap siswanya selayaknya anak sendiri, sehingga perhatian penuh tercurahkan bagi para siswa. Guru yang baik juga harus mampu menuntun siswanya untuk menjadi anak yang lebih baik.

Sumber : https://rimatrian.blogspot.com/2019/02/survey-menjadi-guru-yang-baik-ala.html?m=1

1 komentar:

Dokumentasi Kegiatan dan Ekstrakurikuler

TAHUN PELAJARAN 2018 / 2019
Update - Praktikum SBK (Seni Budaya dan Keterampilan) Kelas IX



Update - Kegiatan Maulid Nabi SAW. 2019




TAHUN PELAJARAN 2017 / 2018  

Kegiatan Penyambutan Napak Tilas Warga Gampingan


Kegiatan Ekstra Karate



Kegiatan Jum'at Bersih, 28 Mei 2016



Kegiatan Latihan Upacara Bendera



Dokumentasi Kampus 1 (Pertama) Sebelum Pindah Ke Gedung Baru

0 komentar:

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan


Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) atau Kurikulum 2006 adalah sebuah kurikulum operasional pendidikan yang disusun oleh, dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan di Indonesia. KTSP secara yuridis diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Penyusunan KTSP oleh sekolah dimulai tahun ajaran 2007/2008 dengan mengacu pada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) untuk pendidikan dasar, dan menengah sebagaimana yang diterbitkan melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional masing-masing Nomor 22 Tahun 2006, dan Nomor 23 Tahun 2006, serta Panduan Pengembangan KTSP yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

Salah satu perubahan yang menonjol pada KTSP dibanding dengan kurikulum sebelumnya adalah KTSP bersifat desentralistik. Artinya, segala tata aturan yang dicantumkan dalam kurikulum, yang sebelumnya dirancang dan ditetapkan oleh pemerintah pusat, dalam KTSP sebagian tata aturan dalam kurikulum diserahkan untuk dikembangkan dan diputuskan oleh pihak di daerah atau sekolah. Meski terdapat kebebasan untuk melakukan pengembangan pada tingkat satuan pendidikan, namun pengembangan kurikulum harus mengacu pada Standar Nasional Pendidikan yang telah ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Ketetapan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan pada Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.[2] KTSP terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan, struktur, dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan, kalender pendidikan, dan silabus. Pelaksanaan KTSP mengacu pada Permendiknas Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan SI dan SKL.

Standar isi adalah ruang lingkup materi, dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam persyaratan kompetensi tamatan, kompetensi bahan kajian kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Standar isi merupakan pedoman untuk pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan yang memuat :
  • kerangka dasar, dan struktur kurikulum,
  • beban belajar,
  • kurikulum tingkat satuan pendidikan yang dikembangkan di tingkat satuan pendidikan, dan
  • kalender pendidikan.
SKL digunakan sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. SKL meliputi kompetensi untuk seluruh mata pelajaran atau kelompok mata pelajaran. Kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan sesuai dengan standar nasional yang telah disepakati.

Pemberlakuan KTSP, sebagaimana yang ditetapkan dalam peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan SI dan SKL, ditetapkan oleh kepala sekolah setelah memperhatikan pertimbangan dari komite sekolah. Dengan kata lain, pemberlakuan KTSP sepenuhnya diserahkan kepada sekolah, dalam arti tidak ada intervensi dari Dinas Pendidikan atau Departemen Pendidikan Nasional. Penyusunan KTSP selain melibatkan guru, dan karyawan juga melibatkan komite sekolah serta bila perlu para ahli dari perguruan tinggi setempat. Dengan keterlibatan komite sekolah dalam penyusunan KTSP maka KTSP yang disusun akan sesuai dengan aspirasi masyarakat, situasi, dan kondisi lingkungan, dan kebutuhan masyarakat.


Pengembangan Mutu Kurikulum Pembelajaran Sekolah
Pengembangan Mutu Kurikulum Pembelajaran Sekolah - Kegiatan peningkatan mutu sekolah atau madrasah berada pada peningkatan mutu pendidikan nasional. karena itu peningkatan sekolah atau madrasah yang wujudnya berupa program-program sekolah atau madrasah tetap mengacu pada sistem Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional "USPN", program apapun yang dibuat mestinya bermuara kepada peningkatan pelayanan peserta didik sehingga menghasilkan lulusan berkualitas.


Lulusan sekolah atau madrasah yang berkualitas menurut USPN memiliki sembilan (9) Indikator Makro, antara lain sebagai berikut :
  1. Beriman
  2. Bertaqwa
  3. Berilmu
  4. Bertanggung Jawab
  5. Sehat
  6. Cakap
  7. Kreatif
  8. Mandiri, dan
  9. Demokratis
Wujud program yang dibuat di masdrasah baik yang desain untuk jangka menengah atau Rencana Kerja Jangka Menengah "RJKM" dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) diiharapkan berujung kepada pencapaian Indikator-indikator makro tersebut

Setiap program yang disusun untuk mencapai tujuan -tujuan seperti di atas mestinya dimulai dari awal yang rasional, dan faktual, untuk itu setiap program mestinya dimulai dengan analisis kebutuhan. Lebih jelasnya kerangka desain pengembangan mutu kurikulum, dan pembelajaran di suatu madrasah atau sekolah

Cara Penyusunan KTSP atau Prosedurnya
KTSP mengikuti prosedur yang logis, dan sistematis. Prosedur ini perlu diikuti bukan saja deskripsi tugas tiap komponen terkait menjadi jelas, tetapi juga agar setiap madrasah yang tidak terlibat langsung dalam tim pengembangan memahami arah perencanaan yang ditetapkan. Dengan demikian perlu ditentukan Tim Pengembang Kurikulum Madrasah (TPKM), pengerja analisis konteks, pengkaji delapan standar pendidikan , penyusun draf dokumen, dan dokumen akhir, penghitung Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) setiap mata pelajaran, perevisi, dan pensosialisasi KTSP.

Struktur dan Muatan KTSP
Struktur Program Kurikulum 2006:

SD :
# Komponen Kelas
I II III IV V VI
A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama 2 2 2 2 2 2
2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 2 2 2
3. Bahasa Indonesia 4 4 4 4 4 4
4. Bahasa Inggris 4 4 4 4 4 4
5. Matematika 4 4 4 4 4 4
6. Ilmu Pengetahuan Alam 4 4 4 4 4 4
7. Ilmu Pengetahuan Sosial 4 4 4 4 4 4
8. Seni Budaya dan Prakarya 2 2 2 2 2 2
9. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 2 2 2 2 2 2
10. Teknologi Informasi, dan Komunikasi 2 2 2 2 2 2
B. Muatan lokal
1. Bahasa Daerah 2 2 2 2 2 2
2. Bahasa Asing 2 2 2 2 2 2
C. Pengembangan Diri 2 2 2 2 2 2
Jumlah 36 36 36 36 36 36

SMP :
# Komponen Kelas
VII VIII IX
A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama 2 2 2
2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2
3. Bahasa Indonesia 4 4 4
4. Bahasa Inggris 4 4 4
5. Matematika 4 4 4
6. Ilmu Pengetahuan Alam 4 4 4
7. Ilmu Pengetahuan Sosial 4 4 4
8. Seni Budaya dan Prakarya 2 2 2
9. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 2 2 2
10. Teknologi Informasi, dan Komunikasi 2 2 2
B. Muatan lokal
1. Bahasa Daerah 2 2 2
2. Bahasa Asing 2 2 2
C. Pengembangan Diri 2 2 2
Jumlah 36 36 36

SMA :
Program IPA
# Komponen Kelas
X XI XII
A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama 2 2 2
2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2
3. Bahasa Indonesia 4 4 4
4. Bahasa Inggris 4 4 4
5. Matematika 4 4 4
6. Fisika 4 4 4
7. Biologi 4 4 4
8. Kimia 4 4 4
9. Sejarah 2 2 2
10. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 2 2 2
11. Seni Budaya dan Prakarya 2 2 2
12. Teknologi Informasi, dan Komunikasi 2 2 2
B. Muatan lokal
1. Bahasa Daerah 2 2 2
2. Bahasa Asing 2 2 2
C. Pengembangan Diri 2 2 2
Jumlah 42 42 42
Program IPS
# Komponen Kelas
X XI XII
A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama 2 2 2
2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2
3. Bahasa Indonesia 4 4 4
4. Bahasa Inggris 4 4 4
5. Matematika 4 4 4
6. Sejarah 4 4 4
7. Ekonomi 4 4 4
8. Geografi 4 4 4
9. Sosiologi 2 2 2
10. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 2 2 2
11. Seni Budaya dan Prakarya 2 2 2
12. Teknologi Informasi, dan Komunikasi 2 2 2
B. Muatan lokal
1. Bahasa Daerah 2 2 2
2. Bahasa Asing 2 2 2
C. Pengembangan Diri 2 2 2
Jumlah 42 42 42


0 komentar:

Visi, Misi dan Tujuan



Visi, Misi dan Tujuan
SMP Islam Pagak, Gampingan
1. Visi

"Membentuk generasi tangguh yang beriman, berilmu dan berbudi pekerti yang luhur"
Indikator :
+---+------------------------------------------------------+
| 1 | Terwujudnya pengembangan kurikulum yang berkualitas. |
+---+------------------------------------------------------+
| 2 | Terwujudnya proses pembelajran aktif.                |
+---+------------------------------------------------------+
| 3 | Terwujudnya lulusan yang cerdas dan berkompetitif,   |
|   | beriman dan bertaqawa,  serta berbudi                |
|   | pekerti luhur.                                       |
+---+------------------------------------------------------+
| 4 | Terwujudnya kegiatan pengembangan diri.              |
+---+------------------------------------------------------+
| 5 | Terwujudnya sarana dan prasarana serta media         |
|   | pendidikan seimbang dengan perkembangan iptek.       |
+---+------------------------------------------------------+
| 6 | Terwujudnya optimalisasi tenaga kependidikan yang    |
|   | berkompeten, berdedikasi tinggi.                     |
+---+------------------------------------------------------+
| 7 | Terwujudnya manajemen pendidikan yang tanggap dan    |
|   | tangguh, serta optimalisasi partisipasi stakeholder. |
+---+------------------------------------------------------+
| 8 | Terwujudnya pengelolaan sumber dana dan biaya        |
|   | pendidikan yang memadai.                             |
+---+------------------------------------------------------+

2. Misi

"Mengacu pada visi sekolah, serta tujuan umum pendidikan dasar, misi sekolah dalam mengembangkan pendidikan ini adalah sebagai berikut :"
+-----+------+-------------------------------------------------------------------+
|   1 |   .1 | Mewujudkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)             |
|     |      | yang relevan dengan kebutuhan, dan berwawasan nasional.           |
+-----+------+-------------------------------------------------------------------+
|   2 |   .1 | Mewujudkan pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan               |
|     |      | menyenangkan sehingga setiap siswa dapat mengembangkan            |
|     |      | diri secara optimal sesuai dengan potensi yang dimiliki.          |
+-----+------+-------------------------------------------------------------------+
|   3 |   .1 | Mewujudkan penilaian outentik pada kompetensi kognitif,           |
|     |      | psikomotor dan afektif.                                           |
+-----+------+-------------------------------------------------------------------+
|     |   .2 | Mewujudkanpeningkatan prestasi kelulusan.                         |
+-----+------+-------------------------------------------------------------------+
|     |   .3 | Menumbuhkembangkan budaya karakter bangsa.                        |
+-----+------+-------------------------------------------------------------------+
|   4 |   .1 | Mengembangkan kemampuan olahraga dan kepramukaan yang             |
|     |      | tangguh dan kompetitif.                                           |
+-----+------+-------------------------------------------------------------------+
|   5 |   .1 | Menciptakanlingkungan sekolah yang  rapi, bersih, dan nyaman.     |
+-----+------+-------------------------------------------------------------------+
|     |   .2 | Mewujudkan fasilitas sekolah yang interaktif dan relevan.         |
+-----+------+-------------------------------------------------------------------+
|   6 |   .1 | Memiliki tenaga guru bersertifikat profresional.                  |
+-----+------+-------------------------------------------------------------------+
|     |   .2 | Mengembangkan kompetensi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. |
+-----+------+-------------------------------------------------------------------+
|   7 |   .1 | Menyelenggarakan manajemen berbasis sekolah.                      |
+-----+------+-------------------------------------------------------------------+
|     |   .2 | Menumbuhkan semangat budaya mutu secara intensif.                 |
+-----+------+-------------------------------------------------------------------+
|   8 |   .1 | Mengoptimalkan peran masyarakat dan membentuk jejaring            |
|     |      | dengan stakeholder.                                               |
+-----+------+-------------------------------------------------------------------+

3. Tujuan

"Mengacu pada visi sekolah, serta tujuan umum pendidikan dasar, misi sekolah dalam mengembangkan pendidikan ini adalah sebagai berikut :"
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|   1 |   .1 |   .1 | Melakukan analisis konteks dan mendokumentasikan secara lengkap (Standar Isi)                  |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|     |      |   .2 | Melakukan review kurikulum SMP SMP ISLAM PAGAK berdasarkan hasil analisis konteks              |
|     |      |      | (Standar Isi)                                                                                  |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|   2 |   .1 |   .1 | Semua kelas melaksanakan pendekatan “pembelajaran aktif” pada semua mata pelajaran             |
|     |      |      | (Standar Proses)                                                                               |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|     |      |   .2 | Mengembangkan berbagai kegiatan dalam proses belajar di kelas berbasis pendidikan              |
|     |      |      | budaya dan karakter bangsa (SKL)                                                               |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|   3 |   .1 |   .1 | Mewujudkan penilaian outentik pada kompetensi kognitif, psikomotor dan afektif sesuai          |
|     |      |      | karakteristik mata pelajaran (Standar Penilaian)                                               |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|     |      |   .2 | Melaksanakan penilaian hasil belajar oleh pendidik, sekolah dan pemerintah (Standar Penilaian) |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|     |   .2 |   .1 | Mewujudkan peningkatan prestasi kelulusan                                                      |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|     |      |   .2 | Menyiapkan lulusan yang mampu bersaing untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi          |
|     |      |      | (SKL)                                                                                          |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|     |   .3 |   .1 | Mengembangkan budaya sekolah yang kondusif untuk mencapai tujuan pendidikan                    |
|     |      |      | menengah (Standar Pengelolaan)                                                                 |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|     |      |   .2 | Menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang menjadi                           |
|     |      |      | bagian dari pendidikan budaya dan karakter bangsa (SKL)                                        |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|     |   .4 |   .1 | Mengembangkan potensi siswa dalam menggunakan pengetahuan (SKL)                                |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|   4 |   .1 |   .1 | Mengembangkan kemampuan olahraga dan kepramukaan yang tangguh                                  |
|     |      |      | dan kompetitif (SKL)                                                                           |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|   5 |   .1 |   .1 | Menciptakan lingkungan sekolah yang rapi, bersih,dan nyaman (Standar Sarana)                   |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|     |   .2 |   .1 | Mewujudkan fasilitas sekolah yang interaktif dan relevan (Standar Sarana)                      |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|     |      |   .2 | Memanfaatkan dan memelihara fasilitas untuk sebesar-besarnya dalam proses pembelajaran         |
|     |      |      | (Standar Sarana)                                                                               |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|   6 |   .1 |   .1 | Memiliki tenaga guru bersertifikat profresional (Standar Ketenagaan)                           |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|     |   .2 |   .1 | Mengembangkan kompetensi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan (Stan dar Ketenagaan)         |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|   7 |   .1 |   .1 | Menyelenggarakan manajemen berbasis sekolah (Standar Pengelolaan)                              |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|     |      |   .2 | Mengoptimalkan peran komite sekolah sebagai mitra kerja sekolah (standar Pengelolaan)          |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|     |   .2 |   .1 | Menumbuhkan semangat budaya mutu secara intensif (SKL)                                         |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+
|   8 |   .1 |   .1 | Mengoptimalkan  peran masyarakat  dan  membentuk jejaring  dengan stake holder                 |
|     |      |      | (Standar Pengelolaan)                                                                          |
+-----+------+------+------------------------------------------------------------------------------------------------+

2 komentar:

Info Lowongan Kerja Khusus SMA/MA/MAK/SMK & Sarjana (S1, S2, S3)




Update Tanggal : Minggu 17 Januari 2019, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tahun 2019
Rekrutmen.net - Saat saat ini kami memberikan informasi terbaru seputar Lowongan Kerja SMA-S1 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tahun 2019, Lowongan yang tersedia meliputi persyaratan dari tingkat pendidikan SMA D3 hingga S1, Silakan Lamar Lowongan Kerja SMA-S1 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tahun 2019, Rekrutmen .NET - Lowongan Kerja Bank BNI 2019 - banyak pencari kerja ingin berkarir di perbankan, entah itu karena gaji atau jenis peke..., Baca Selengkapnya www.rekrutmen.net.
• Lulusan Baru Fresh Graduate
• Berasal dari lulusan perguruan tinggi / swasta terkemuka
• Mampu bekerja dalam tim
• Bisa Berkomunikasi dengan baik
• Mampu bekerja dalam tekanan
• Mempunyai network yang luas

0 komentar:

Media Dalam Bimbingan Konseling (Pohon Karir)





A. Pengertian Karier
Menurut KBBI karier : perkembangan dan kemajuan dikehidupan, pekerjaan, jabatan, adalah suatu rangkaian perilaku dan sikap yang berhubungan dengan pengalaman maupun aktivitas kerja selama rentang waktu pada kehidupan seorang individu serta merupakan rangkaian aktivitas kerja berkelanjutan.

Contoh dari karir tenaga pendidik: guru, dosen, tutor, konselor dan lain-lain. Dan pada tenaga kependidikan: kepala sekolah, administrasi, pengawas sekolah, pustakawan dan lain-lain.

B. Perencanaan Karier
Perencanaan karier adalah proses dimana seorang individu dapat menidentifikasi maupun mengambil langkah-langkah dalam mencapai tujuan kariernya. Melalui perencanaan karier ini nantinya setiap individu dapat evaluasi kemampuan maupun minat yang dimilikinya, lalu supaya dapat mempertimbangkan karier pilihannya, memilih karir alternatif, menyusun tujuan karirnya dan lain-lain.


C. Pengertian Bimbingan Karier
Bimbingan karir juga merupakan salah satu bidang dalam bimbingan dan konseling yang ada di sekolah-sekolah. Menurut Winkel (2005:144). Bimbingan karir adalah bimbingan dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, dalam memilih lapangan kerja atau jabatan atau profesi tertentu serta membekali diri supaya siap memangku jabatan itu, dan dalam menyesuaikan diri dengan berbagai tuntutan dari lapanan pekerjaan yang dimasuki.

Bimbingan karir juga dapat dipakai sebagai sarama pemenuhan kebutuhan perkembangan peserta didik yang harus dilihat sebagai bagian integral dari program pendidikan yang diintegrasikan dalam setiap pengalaman belajar bidang studi.


D. Tujuan BK Karier
1. Memiliki pemahaman diri (kemampuan, minat dan kepribadian) yang terkait dengan pekerjaan
2. Memiliki pengetahuan mengenai dunia kerja dan informasi karir yang menunjang kematangan kompetensi karier
3. Memiliki sikap positif terhadap dunia kerja, dalam arti mau bekerja dalam bidang pekerjaan apapun, tanpa merasa rendah diri asal bermakna bagi dirinya dan sesuai dengan norma agama
4. Memahami relevansi kompetensi belajar (kemampuan menguasai pelajaran) dengan persyaratan keahlian atau keterampilan bidang pekerjaan yang menjadi cita-cita karirnya masa depan
5. Memiliki kemampuan untuk membentuk identitas karir, dengan cara mengenali ciri-ciri pekerjaan, kemampuan (persyaratan) yang dituntut, lingkungan sosiopsikologis pekerjaan, prospek kerja dan kesejahteraan kerja
6. Memiliki kemampuan merencanakan masa depan, yaitu dengan merancang kehidupan secara rasional untuk memperoleh peran-peran yang sesuai dengan minat atau kemampuan dan kondisi kehidupan sosial ekonomi.

7. Dapat membentuk pola-pola karir, yaitu kecenderungan arah karier, apabila seorang konseli bercita-cita menjadi seorang guru maka dia senantiasa harus mengarahkan dirinya kepada kegiatan-kegiatan yang relevan dengan karir keguruan tersebut.


E. Pengertian Pohon Karier
Pohon karier kelompok peminatan merupakan media bimbingan dan konseling untuk memudahkan konseli dalam memahami prospek karir setiap kelompok peminatan.


Pohon karier atau pohon harapan merupakan alat untuk menjaring permasalahan atau kebutuhan serta informasi yang ada dalam diri peserta didik (konseli). Harapan atau cita-cita yang dituliskan oleh peserta didik (konseli) menggambarkan harapan yang ingin diraih oleh masih-masing peserta didik (konseli). Peran konseling disini konselor akan bertanya bagaimana cara atau usaha untuk meraih harapan atau cita-cita yang telah digantungkan.


F. Kelebihan dan Kekurangan Pohon Karier
Kelebihan:
1. Modal yang digunakan sedikit
2. Membangun minat siswa
3. Dapat memanfaatkan barang yang tidak terpakai


Kekurangan:
1. Membutuhkan keterampilan yang tinggi


G. Cara pembuatan Pohon Karier
Bahan:
1. Siapkan batang tanaman yang sudah dibersikan
2. Siapkan pot atau wadah untung menaruh batang pohon
3. Siapkan tanah atau batu untung menyanggah batang pohon yang ditaruh dipot
4. Siapkan kertas karton, gunting, double tip atau lem, tali, pernak pernik dll


Pembuatan:
1. Taruh batang pohon yang sudah dibersihkan kedalam pot atau wadah
2. Masukan tanah atau batu untuk menyanggah batang agar tidak mudah roboh
3. Potong kertas karton menyerupai bunga, buah-buahan atau yang sesuai dengan keinginan
4. Tuliskan karier apa yang akan dicapai dikertas yang sudah dipotong 5. Ikat tulisan dengan tali dibatang pohon yang sudah dihias

0 komentar:

Produk Kreatif dan Kewirausahaan (Hasil Karya Guru, Karyawan dan Siswa)


1. Produk Aksesoris
Produk Milik : Bu Fauziah
Nama Produk : Bross
Harga : Rp 9.500,-
Keterangan : Ready Stock
Stock : 28
Kode : F 001
Pemesanan : Wa. 085791906510
Produk Milik : Bu Fauziah
Nama Produk : Bross
Harga : Rp 11.000,-
Keterangan : Ready Stock
Stock : 28
Kode : F 002
Pemesanan : Wa. 085791906510

 Produk Milik : Bu Fauziah
Nama Produk : Tempat Koin
Harga : Rp 19.000,-
Keterangan : Ready Stock
Stock : 28
Kode : F 003
Pemesanan : Wa. 085791906510
Produk Milik : Bu Fauziah
Nama Produk : Tempat Koin
Harga : Rp 19.000,-
Keterangan : Ready Stock
Stock : 28
Kode : F 004
Pemesanan : Wa. 085791906510

2. Produk Jasa
Produk Milik :
Nama Produk : -
Harga : Rp 15.000,-
Keterangan : ?
Stock : ?
Kode : ?
Pemesanan : ?
Produk Milik :
Nama Produk : -
Harga : Rp 15.000,-
Keterangan : ?
Stock : ?
Kode : ?
Pemesanan : ?
Produk Milik :
Nama Produk : -
Harga : Rp 15.000,-
Keterangan : ?
Stock : ?
Kode : ?
Pemesanan : ?
Produk Milik :
Nama Produk : -
Harga : Rp 15.000,-
Keterangan : ?
Stock : ?
Kode : ?
Pemesanan : ?

0 komentar:

Info SMK Di Wilayah Kepanjen - Pagak

 
 
Berikut dibawah ini kami sampai Link beberapa SMK Di Kepanjen - Pagak, sebagai bahan Referensi untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya :
 
SMK MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN
SMK ISLAM KEPANJEN
SMK NEGERI 1 KEPANJEN
SMK CENDIKA BANGSA KEPANJEN
SMK NU SUNAN GIRI KEPANJEN
SMK INDUSTRI AL KAAFFAH KEPANJEN
SMK PUTRA BANGSA PAGAK
SMK MUHAMMADIYAH 2 PAGAK

0 komentar:

Download Buku Guru dan Siswa Kurikulum 2013 Rev 2017





Untuk mempermudah Bapak Ibu Guru, Siswa, maupun Umum untuk mendownload buku kurikulum 2013 edisi revisi 2017 akan kami posting link download kumpulan buku kurikulum 2013 revisi 2017 yang sudah banyak disharing melalui internet.

Adapaun Buku-Buku Kurikulum 2013 Revisi 2017 dalam bentuk file softcopy format .pdf ini sebagai bahan Bapak/Ibu guru dalam membuat perangkat mengajar kurikulum 2013 maupun sebagai bahan  untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah Bapak Ibu Guru yang sudah mengimplementasikan kurikulum 2013. Silahkan Download Disini :

1. Kelas 7 ( Buku Guru K 13  Revisi 2017 )
    a. Seni Budaya
    b. Prakarya
    c. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN)
    d. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PENJASORKES)
    e. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI)
    f.  Matematika
    g. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
    h. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
    i. Bahasa Inggris
    j. Bahasa Indonesia

2. Kelas 7 ( Buku Siswa K 13  Revisi 2017 )
    a. Seni Budaya
    b. Prakarya
    c. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN)
    d. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PENJASORKES)
    e. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI)
    f. Matematika
    g. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) (Belum Tersedia)
    h. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) ==> Buku Siswa 1, ==> Buku Siswa 2
    i. Bahasa Inggris
    j. Bahasa Indonesia

3. Kelas 8 ( Buku Guru K 13  Revisi 2017 )
    a. Seni Budaya
    b. Prakarya
    c. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN)
    d. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PENJASORKES)
    e. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI)
    f. Matematika
    g. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
    h. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
    i. Bahasa Inggris
    j. Bahasa Indonesia

4. Kelas 8 ( Buku Siswa K 13  Revisi 2017 )
    a. Seni Budaya
    b. Prakarya ==> Buku Siswa 1, ==> Buku Siswa 2
    c. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN)
    d. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PENJASORKES)
    e. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI)
    f. Matematika ==> Buku Siswa 1, ==> Buku Siswa 2
    g. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
    h. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) ==> Buku Siswa 1, ==> Buku Siswa 2
    i. Bahasa Inggris
    j. Bahasa Indonesia

5. Kelas 9 ( Buku Guru K 13  Revisi 2017 )
    a. Seni Budaya
    b. Prakarya
    c. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN)
    d. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PENJASORKES)
    e. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI)
    f. Matematika
    g. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
    h. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
    i. Bahasa Inggris
    j. Bahasa Indonesia

6. Kelas 9 ( Buku Siswa K 13  Revisi 2017 )
    a. Seni Budaya
    b. Prakarya ==> Buku Siswa 1, ==> Buku Siswa 2
    c. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN)
    d. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PENJASORKES)
    e. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI)
    f. Matematika ==> Buku Siswa 1, ==> Buku Siswa 2
    g. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
    h. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) ==> Buku Siswa 1, ==> Buku Siswa 2
    i. Bahasa Inggris
    j. Bahasa Indonesia

1 komentar:

Jadwal UNBK SMP/MTs





0 komentar:

PANDUAN UNBK UNTUK SISWA 2019/2020




0 komentar:

Formulir Pendaftaran Online PPDB 2019/2020




0 komentar:

Pilihlah Kelas Sesuai Dengan Tingkatan Anda :

KELAS VII (TUJUH)
            Mata Pelajaran :
            1.   Bahasa Inggris
            2.   Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
            3.   Matematika
            4.   Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
            5.   Bahasa Daerah (Bader)
            6.   Bahasa Indonesia
            7.   Seni Budaya Dan Keterampilan (SBK)
            8.   Pendidikan Agama Islam (PAI)
            9.   Pendidikan Kewarganegaraan (PKN)
            10. Prakarya
            11. Aswaja
            12. Bimbingan Konseling (BK)
            13. Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Olahraga (PJOK)

KELAS VIII (DELAPAN)
            Mata Pelajaran :
            1.   Bahasa Inggris
            2.   Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
            3.   Matematika
            4.   Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
            5.   Bahasa Daerah (Bader)
            6.   Bahasa Indonesia
            7.   Seni Budaya Dan Keterampilan (SBK)
            8.   Pendidikan Agama Islam (PAI)
            9.   Pendidikan Kewarganegaraan (PKN)
            10. Prakarya
            11.  Aswaja
            12. Bimbingan Konseling (BK)
            13. Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Olahraga (PJOK)
            14. Aqidah
            15. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

            Mata Pelajaran :
            1.   Bahasa Inggris
            2.   Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
            3.   Matematika
            4.   Ilmu Pengetahua Sosial (IPS)
            5.   Bahasa Daerah (Bader)
            6.   Bahasa Indonesia
            7.   Seni Budaya Dan Keterampilan (SBK)
            8.   Pendidikan Agama Islam (PAI)
            9.   Pendidikan Kewarganegaraan (PKN)
            10. Prakarya
            11. Aswaja
            12. Bimbingan Konseling (BK)
            13. Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Olahraga (PJOK)
            14. Aqidah
            15. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

0 komentar: